Kurma Ruthab Sahabatnya Bumil
Selama ini, kurma identik dengan bulan Ramadhan dan bulan haji. Kadar kalori dalam sebutir kurma yang mencapai 318 kalori per 100 gramnya telah terbukti secara klinis mampu memberikan energi untuk beraktivitas seharian meski menjalankan ibadah puasa.
Tapi bisa jadi banyak yang masih belum tahu tentang kemaslahatan lain dalam perspektif kesehatan dari buah kurma, khususnya ruthab. Bagi ibu hamil alias bumil, kurma ruthab adalah sahabat terbaiknya.
Apa keistimewaan yang ada pada kurma ruthab? Mengutip tulisan Abu Zubair Zaki Rakhmawan, kurma ruthab (kurma basah) mempunyai kemampuan untuk mengendalikan kontraksi di rahim sekaligus menambah masa systole-nya. Masa systole saat terjadinya gerak jantung ketika memompa darah ke nadi. Sebagaimana paparan ilmiah Dokter Muhammad an Nasimi Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits, perempuan hamil sangat butuh asupan makanan dan minuman yang kaya akan gula dan vitamin B1 karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim saat akan melahirkan. Kedua unsur tersebut banyak dimiliki kurma ruthab. Kandungan gula dalam sebutir kurma ruthab sangat mudah dicerna oleh tubuh.
Tak hanya urusan kontraksi dan systole, kurma ruthab bisa mencegah terjadinya pendarahan saat seorang perempuan melahirkan dan mempercepat pengembalian posisi rahim. Mengapa bisa demikian? Tak lain karena kurma ruthab memiliki kandungan hormon menyerupai hormon oxytocine yang baik untuk membantu saat terjadinya proses persalinan dan saat menyusui.
Jadi, kalau anda adalah seorang suami siaga bagi istri yang saat ini sedang hamil, jadikan kurma ruthab sebagai sahabat terbaiknya. Insyaa Allah istri akan selalu sehat dan bayi dalam kandungannya akan lahir dengan sehat dan selamat sehingga lengkaplah kebahagiaan dalam bahtera rumah tangga yang anda jalani.
Komentar
Posting Komentar